Malam yang mendung, tanpa bintang yang
menghiasi. Bangku taman yang kotor karena runtuhan dedaunan. Lampu taman yang
menerangi, dan baliho yang lambang himpunan jurusan kami. Ya, disanalah, Taman
D3KKIM. Taman D3KKIM lah yang menjadi saksi permulaan kisah kami.
4 Maret 2012, kuberanikan diri memulai
petualangan ini, tentunya adalah petualangan untuk menjelajahi hatinya. Malam
ini adalah jadwal kami untuk merapatkan kegiatan yang akan dibuat oleh angkatan
kami, kegiatan ini adalah malam keakraban. Aku berangkat ke kampus dengannya. Namun
malam itu taman masih sepi, tak seorangpun yang ada disana.
Saat itu hanya aku, dan dia. Dan tak ada yang
lain. Kubuka laptopku, sembari menyalakannya, kuberanikan diri untuk memulai
memecah kesunyian. Kusapa namanya, dan ia pun menjawab. Kulanjutkan dengan
kalimat kedua “aku pengen ngomong sesuatu”. Dia menjawab “apa?”. Hmmm.. kalimat
itu sering kuulang-ulang karena aku tak berani mangungkapan apa yang ada dalam
otakku yang rasanya ingin meledak. Sepi, dan kuulangi sekali lagi “mmm,, aku
mau ngomong sesuatu ke kamu”, dan ia bertanya kembali “apa?”. Aku semakin tak
berani mengungkapkan itu. Dia menatapku, dan betapa ggupnya aku malam itu,
rasanya tak seperti yang aku bayangkan dan mungkin sangat jauh berbeda dari
saat-saat latihanku di depan cermin. Aku
tahu, mungkin dia sudah tau apayang pengen aku omongin ke dia. Tapi tetap saja
aku harus mengungkapkannya.
Brrreeemmm,, Suara dari jauh memecah kesunyian
malam ini, tiba-tiba seorang datang dan ternyata dia adalah seorang seniorku di
kampus. Saat motor masih jauh, kuberanikan dengan cepat ngomong ke dia, karena
aku tak ingin malam ini gagal “Aku suka sama kamu vik” tiba-tiba suara itu
muncul begitu saja dari mulutku. Dan seorang seniorkupun datang menghampiri
kami setelah memakirkan motornya. Dan ia menanyakan sedang apa kita disini dan
akhirnya kita berbicara masalah kegiatan yag akan kami buat. Ya Allah, betapa
rasanya saya merasa bodoh menyia-nyiakan kesempatan yang engkau berikan T_T.
Tak lama kemudian teman-teman yang lain datang dan akhirnya kita rapat.
Seusai rapat kucoba untuk melanjutkan
omonganku yang tadi sempat tertunda dengannya. Masih di Taman D3KKIM, dengan
keadaan berdiri aku mencoba beranikan diri, (toh dia juga udahh tau kan). Masih
sempat tertahan, dan akhirnya berhasil juga “AKU SAYANG KAMU VIK, AKU PENGEN
JADIAN SAMA KAMU” hehe, sempat malu-malu sendiri. Dan kami diam sejenak, dia
terlihat berfikir dengan wajah yang sulit aku baca. Dia mencoba mengatakan
sesuatu, namun ternyata jawaban yang ia katakan tak sesuai dengan apa yang aku
harapkan. Dia mengatakan butuh waktu untuk berfikir. Aku cukup kecewa, namun
aku mencoba tetap bersikap biasa. Hanya bisa bersabar dan tetap bersikap
dewasa.
Keesokan harinya, kegiatan kami di kampus
tetap berlangsung seperti biasa. Tak ada yang berubah saat aku menyatakan
parasaanku kepadanya. Bahkan dia terlihat lebih manja dari biasanya.
Sampai-sampai dia pamitan ke aku dengan mencium tanganku layaknya ia
menhormatiku, dan ia menyuruhku untuk ngomong ke temenku untuk jagain dia saat
latihan band. “Alhamdulillah, semoga ini peluang emas”, dalam batinku. Namun
aku tak boleh terlalu senang, karena aku masih dalam status GeJe.
5 Maret 2012. Malam harinya kami ada asstansi
ke senior, hanya berisi sharing-sharing ringan saja. Setelah assistansi
tiba-tiba dia pengan ngomong sesuatu ke aku. Tak ada rasa yang wah dalam
batinku. Hanya berfikir kalau diterima ya Alhamdulillah, kalau ditolak ya aku
dah siap. Dia mengajakku ke tempat dimana aku mengungkapkan rasaku ke dia.
Tepat di tempat itu dia ngomong “SOORRRYY YAA”. Dan aku menutup mata dan tak
berani tuk membukanya. “AKU MAU JADI PACAR KAMU” dengan lancarnya ia
mengatakannya padaku. Huuuuhhhh,, nafas panjang keluar dari mulutku. Dan ia
berlari meninggalkanku. Ooo.. Dasar GeJeee.
Aku berharap cerita ini akan abadi dan tetap
menjadi sejarah dalam hidupku. Meski GeJe yang penting ada makna di dalamnya.
Terima kasih kepada EVIKA DWI ROHMATIN,
sebagai pengisi sejarah dalam hidupku
hanya sekedar bercerita..
BalasHapusberharap kau membaca,
dan mengerti,, kau akan selalu kuabadikan, setidaknya di postingan blog ini..
terimakasih untuk semuanya..
hahahaha
BalasHapus"Sampai-sampai dia pamitan ke aku dengan mencium tanganku"
duh eh aku wes kak ipar :D
semoga langgeng :)
saran mas bro,, nek ngetik di teliti meneh
"menhormatiku" kurang g,, :D
aku sudah membaca :D
BalasHapusMakasih ko :)
BalasHapuscuma penasaran dan akhirnya membaca..