Minggu, 19 Januari 2014

Perubahan Sosial Terhadap Pesatnya Perkembangan Teknologi di Indonesia dengan Rujukan dari Teori Emile Durkheim, Karl Marx, dan Max Weber



Dunia telah berubah dan berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan ilmu pengetahuan juga tumbuh pesat. Kini, batas-batas dunia seolah tidak terlihat. Semuanya kita bisa capai dengan cepat, tepat, dan murah. Nah, semua itu berkat  teknogi. Perkembangan teknogi dirasa berkembang dengan sangat pesatnya. Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita ketahui berkat kemajuan teknologi. 
 Grafik III.1 Grafik Pengguna Internet di Indonesia (www.laraswati.com)

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa perkembangan pengguna internet di Indonesia tiap tahunnya naik semakin pesatnya, dari tahun 1998 sampai tahun 2012, dan di prediksi pula oleh Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia bahwa samapai tahun 2015 akan meningkat sampai 139 juta pengguna internet di Indonesia. Ini membuktikan teknologi internet di Indonesia mengalami kenaikan yang sangat signifikan tiap tahunnya,
Dalam perkembangan teknologi yang seperti dicontohkan diatas ini adalah terdapat suatu dinamika perubahan social yang terjadi di Indonesia mengenai penggunaan teknologi yang memang peranannya sangat dirasa oleh Indonesia.
Dari uraian data yang saya terangkan di muka, hal ini akan saya padukan dengan beberapa tokoh perubahan social yaitu : Emile Durkheim, Max Weber, Karl Marx.
Emile Durkheim mengatakan dualam fungsionalismenya yaitu Sistem social bekerja seperti system organic, yakni masyarakat terbentuk dari struktur-strukur kebudayaan yakni keyakinan dan praktik yang sudah mantap – yang terhadap keyakinan dan praktik tersebut itu warga masyarakat tunduk dan taat. Ini sesuai dengan apa yang terjadi dalam masyarakat Indonesia bahwa memang teknologi di Indonesia ini sudah dijadikan suatu praktik yang sudah mantap dan mengakar menjadi stuktur kebudayaan yang nantinya akan terus berkelanjutan karena praktik ini akan terus mengakar karena dengan sifat teknologi pula yang akan selalu berkembang.
Dari sisi Marx yang mengatakan keyakinan bahwa potensi pencapaian dan kebebasan individu terikat pada potensi bagi kemajuan dalam organisasi social yang berarti juga struktur masyarakat. Menurut analisa yang saya urai dari literature ini,  kemajuan teknologi yang ada di Indonesia akan semakin berkembang dikarenakan potensi pencapaian perkembangan di Indonesia sudahlah pesat, dengan ini dapat diprediksi bahwa peningkatan perkembangan dalam bidang teknologi di Indonesia ini akan naik pula sesuai denga literature yang mengatakan kebebasan individu yang terikat pada potensi bagi kemajuan dalam organisasi social.
Bagi Weber, dunia sebagaimana kita saksikan terwujud karena tindakan social. Manusia melakukan sesuatu karena mereka memutuskan untuk melakukan itu untuk mencapai apa yang mereka kehendaki. Setelah memilih sasarann, mereka memperhitungkan keadaan, kemudian memilih tindakan. Dari literature ini, hal yang dapat diambil dari penyikapan individu terhadap perkembangan teknologi Indonesia sendiri, jika dilihat dari teknologi sendiri, memiliki banyak sekali manfaat dan kemudahan yang bias meringankan pekerjaan manusia saat ini, dan itu menjadikan motivasi terhadap tindakan  yang dilakukakn individu, yang mana berpengaruh pada kehendak yang akan dilakukan manusia, dan berpengaruh pula terhadap perubahan social terhadap teknologi yang ada di Indonesia ini, ini sesuai dengan literature dari Max Weber tentang teorinya.
Dari uraian diatas dapat saya tarik beberapa kesimpulan :
1.      Perkembangan teknologi di Indonesia sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Emile Durkheim dengan teori Fungsionalismenya
2.      PErkembangan teknologi di Indonesia sesuai dengan teori Marx, dan dengan prediksi perkembangan teknologi Indonesia akan semakin pesat karena potensi masyarakat Indonesia sendiri yang sangat pesat dalam meyakini kemajuan teknologi yang ada.
3.      Perkembangan Teknologi di Indonesia sesuai dengan teori dari Max Weber yang mana teknologi yang memudahkan pekerjaan manusia dijadikan suatu motivasi untuk terus menggunakannya 
Ditulis oleh : Kukuh Panji Asmoro

Jones, Pip, Pengantar Teori-teori Sosial, Dari Teori Fungsionalisme hingga Post Modernisme, Jakarta, 2010.
Dipresentasikan juga sebagai makalah LK2 (INTERMEDIATE TRAINING) HMI CABANG SURABAYA KOORDINATOR KOMISARIAT SEPULUH NOPEMBER, 2013

Sabtu, 16 November 2013

Televisi, Mari Kita Bentengi dengan Kearifan Lokal Asli Indonesia

Dalam era digital ini Televisi sangatlah memberikan suatu dampak yang sangat berguna bagi masyarakat. Kita bisa melihat wajah orang-orang di luar sana dengan hanya menyalakan televise di rumah kita. Seolah kita bisa melipat dimensi ruang di era serba digital ini.  Kit
a bisa meliahat jogja, jakarata, bali, bahkan seluruh dunia ini, kita bisa belajar pula hanya dengan melihat televise. Kita juga bisa melihat wajah presiden kita dan mengkritiknya yang mana tidak bisa kita lakukan jika kita masih berada dalam masa kerajaan di masa dahulu. Dan masih banyak lagi hal yang kita bisa kita ambil dari televise ini.
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa televise memberikan pula dampak yang negative bagi masyarakat saat ini, mari kita analisa:
1.      1.  Kepentingan sepihak (settingan politik)
Televisi sebagai media massa digital kini seolah menjadi media kampanye yang dirasa efektif bagi yang memiliki media. Banyak tokoh-tokoh politik yang dirasa menjadikan media televisi ini sebagai tempat pencitraan diri.
2.      2.  Pendidikan kurang
Tayangan yang ada pada televisi, khusunya di Indonesia dirasa kurang ada tayangan yang mendidik, bangak tayangan yang lebih mengandung hiburan remaja, politik dan hiburan-hiburan yang kurang bermanfaat lainnya. Pendidikan akan anak-anak dirasa masih sangat kurang. Dan pengenalan akan budaya asli Indonesia sendiri dirasa sudah sangat jarang ditayangkan.
3.     3.   Pengenalan budaya asing
Mari kita melihat budaya asli Indonesia, pakaian Indonesia yang serba tertutup, dengan kesopanannya, dengan lemah lembutnya wanita Indonesia. Dan mari kita melihat tayamngan film Indonesia yang biasa kita tonto. Hot pen, tenk top yang mana itu bukanlah kultur yang ada di Indonesia sendiri. Jika kita melihat pada tayangan yang ada di I ndonesia kini, banyak wanita Indonesia mengenakan pakaian sedemikian tanpa ada rasa malu, dan jika kita analisa lebih dalam berdampak pula pada anak-anak yang menontonnya.
4.       4. Perubahan gaya hidup
Saya (penulis) adalah orang yang sangat suka menonton FTV, dengan produk-produk FTV Indonesia yang saya rasa berkualitas. Namun jika kita melihat lebih detail, FTV Indonesia lebih sering mengguanakan Bali dan Joga sebagai latar tempat, mungkin ini adalah baik. Tapi jika kita melihat, sebenarnya hal yang ditampilkan dalam FTV tersebut tidaklah sesuai dengan budaya asli orang JOgjga dan Bali, hal yang ditampilkan dalam FTV cenderung memperlihatkan sikap Hedonisme. Dan ini bisa saja sangat berpengaruh terhadap masyarakat yang menontonnya.
5.       5. Pergeseran nilai
Jika melihat dari segi tayangan, pergeseran nilai mulai terjadi di televise jika kita bandingkan dengan tayangan televise jaman dulu. Coba kita melihat salah satu stasiun televisi swasta, yang mana selalu mebicarakan akan kejelekan Indonesia, selalu berdiskusi yang saya rasa tidak pernah menemukan ujungnya. Padahal masih banyak kebaikan yang ada di I ndonesia ini dari pada selalu membicarakan kejelekannya.

Jika melihat kondisi yang ada sekarang ini solusi yang bisa diberikan adalah dengan kembali memperkuat “Kearifan LOkal” asli Indonesia sendiri, sebagai benteng akan nilai-nilai negative yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi khususnya televise itu sendiri, yang mana kita bisa lakukan dengan metode sebagai berikut:
1.       1. Lembaga Pendidikan
Pencegahan yang bisa memfilter teknologi khusunya televisi adalah dengan penanaman nilai-nilai, yang man bisa dilakukan oleh lembega pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal. Pada lembaga pendidikan ini seharusnya ditanamkan akan kearifan local asli Indonesia yang harus dijaga dengan baik, karena itu adalah asset Bansa Indonesia sendiri.
2.       Pengembangan Desa
2. Dari segi daerah, masyarakat desa lah yang masih menjaga kultur kearifan local asli Indonesia. Maka dari itu perlu ada suatu benteng pencegahan agar masyarakat desa masih menjaga eksistensi terhadap nilai-nilai dalam hidup bermasyarakat.

Perkembangan Teknologi khusunya televisi memberikan banyak hal positif dalam kehidupan kita, namun tidak bisa dipungkiri masih banyak hal yang perlu kita jaga akan sisi negativnya. Mari kembali ke nilai-nilai akan Budaya Asli Indonesia, akan kearifan local kita, dan nilai-nilai Pancasia khusunya

mari Jaga Budaya Indonesia, Reog Ponorogo, tari Saman, Batik dan kekayaan asli Indonesia lainnya..
 

Senin, 28 Oktober 2013

SUMPAH PEMUDA DAN PEMUDA



SUMPAH PEMUDA
1.      Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.
2.      Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3.      Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung tinggi Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.
 
Masih terhafal jelas dalam ingatan saya kalimat-kalimat penyemai sejarah di Indonesia ini. Masih teringat jelas rumusan Sumpah Pemuda ini dibacakan saat apel pagi saat masih di bangku Sekolah Dasar dulu. Tak banyak yang bisa saya pahami dulu, hanya sekedar untuk mendengar, membaca, dan menghafal. Tanpa tahu akan arti dan makna sebuah rumusan Sumpah Pemuda. Namun kini, usia beranjak dewasa, suatu keharusan bagi seluruh pemuda Indonesia memaknai kalimat-kalimat ini. Sebuah makna Sumpah Pemuda harus lah tertanam dalam setiap sanubari setiap pemuda bangsa.
            28 Oktober 1928,  hari ini kita kenal sebagai hari Sumpah Pemuda, dimana waktu itu Moch. Yamin membacakan untuk pertama kalinya rumusan Sumpah Pemuda  yang merupakan hasil dari Kongres Pemuda II yang merupakan sebuah kongres yang dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan, seperti Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamatient Bond, Jong Ambon dsb. Dan beberapa pengamat dari kelompok TiongHoa.
            Makna Sumpah Pemuda
·         Di kalangan tokoh-tokoh pemuda yang melakukan pergerakan dalam lingkup kedaerahan telah ada perubahan pola pikir ke lingkup nasional.
·         Perubahan pola pikir tersebut telah melahirkan kesadaran nasional bahwa seluruh penduduk di Nusantara ini menjadi satu bangsa besar dengan nama Indonesia.
·         Disepakatinya penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Dari berbagai organisasi dan keragaman daerah dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia yang pada awalnya menggunakan bahasa Belanda.
Tercetusnya sumpah pemuda menjadi tonggak awal kemerdekaan Indonesia. Yang setelah 17 tahun kemudian tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka.
            Pemuda merupakan aset yang berharga bagi setiap bangsa, dari pemudalah perubahan sebuah bangsa mampu menjadi lebih baik atau sebaliknya. Pemuda pulalah yang merupakan generasi penerus bangsa yang menentukan kearah mana nantinya Negara ini akan berlayar. Bahkan seorang Soekarno mengatakan “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan aku goncangkan dunia”. Dari kalimat inilah sosok pemuda memiliki potensi yang sangat luar biasa dalam hidupnya. Namun jika tidak diarahkan dengan baik, sosok pemuda juga mampu menjadi boomerang yang sangat luar biasa bagi negara dan bangsanya.
            Sebagai putra dan putri Indonesia, mencintai tanah air dengan landasan 4 pilar adalah hal yang mutlak dilakukan, NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika . Usia muda adalah usia dimana kematangan emosi sedang terbentuk, usia dimana sebuah potensi yang paling hebat yang bisa dilakukan dalam sepanjang umur manusia. Maka dari itu sebagai putra dan putri Indonesia haruslah kita  melakukan hal sebaik yang kita lakukan demi Nusa Tanah Air kita, demi Bangsa kita, Demi Bahasa kita,, INDONESIA

Ditulis oleh : Kukuh Panji Asmoro

Senin, 09 September 2013

This is about 'PASSION'

Manusia dicipkan dalam bentuk yang berbeda-beda, dengan karakter yang berbeda, dengan wajah yang berbeda. karena memang Tuhan manusia diciptakan untuk salaing melengkapi dari perbedaan tersebut.
dari perbedaan itu pula manusia meiliki sebuah passion akan hidupnya
coba kita lihat..
banyak anak SMA ingin masuk ke perguruan tinggi bingung untuk mau kuliah dimana..
banyak orang dengan status mahasiswa nya merasa tidak nyaman dengan hari-harinya di bangku kuliah karena merasa tidak cocok dengan jurusan yang dipilhnya
namun ada juga,, orang yang sukses menjadi artis namun tak pernah sekolah di dengan jurusan  ke'artis'an.
memang rencana manusia tidak semua sama dengan sekolah formalnya.. "Its about passion".
menggeluti sesuatu yang tidak disukai hanya akan menyiksa diri saja,
banyak orang sukses di dunianya, meski semua kesuksesan yang ia raih tidak sesuai dengan sekolah formalnya.
Hal yang mungkin dalam hidup untuk selalu diikuti adalah 'ikutitah passionmu sendiri' karena disitulah keingingan dari dirimu. jika manusia selalu melakukan hal yang ia sukai, apalagi itu adalah suatu yang menghasilkan, ia akan selalu hidup bahagia dalam produktifitas yang tinggi

Namun bagaimanakah ,mengikuti passion kita sendiri,, seperti apakah passion kita/??
saya sendiri pun masih bingung akan hal ini,
saya adalah mahasiswa dengan latar belakang seorang Engineering, namun saya saya sadari, saya bukanlah serang yang begitu nyaman disini, meski saya mencoba bertahan, dan akhirnya saya mulai nyaman untuk menggali lebih dalam tentang ilmu ini.

 ada beberapa tips untuk menemukan passion mu yang mungkin bisa kita coba (sedikit mencongak dari groap sebelah, hehe) :
1 . Mencari tahu apa yang paling penting bagi mu dalam hidup Anda
    
2 . Hilangkan segala sesuatu yang mengalihkan perhatian mu dari menghabiskan sebagian besar waktu mu melakukan hal-hal yang paling penting bagi mu .
    
3 . Mengambil langkah-langkah kecil yang terus-menerus membuat mu lebih baik dan lebih baik dan melakukan hal-hal yang paling penting bagi mu sendiri .
    
4 . Hubungkan apa yang kamu lakukan dengan besar pandangan dunia gambar .

Cooling Tower (CT91B) commissioning

Berpose diatas cooling tower.. :D

Hampir sebulan sudah Kerja Praktek di Linde (Gresik Gases Indonesia). banyak momen yang bakal jadi sebuah cerita nantinya. dan pastinya Ilmu-ilmu yang bermanfaat.
hari ini mungkin bisa saya katakan adalah hari yang sangat menyenangkan dalam kerja praktek saya ini.
CHEK RESULT..
Hari ini agendanya adalah commisioning Coling Tower (CT91B),
Coomissioning sendiri adalah pekerjaan persiapan untuk start-up pabrik dan dilaksanakan secara bertahap sesuai tahapan pekerjaan konstruksi yang telah selesai. Di linde akan dioperasikan sebuah cooling tower baru (CT91B) yang digunakan sebagai cooler untuk compresor (CP11). sebelum di operasikan suatu alat, hal yang perlu dilakukan adalah commissioning ini, yaitu dengan melakukan rotary test terhadap cooling tower yang akan digunakan,, agar dalam penggunaanya dapat mengetahui seberapa besar peforma yang dapat dihasilkan oleh cooling tower tersebut
Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam commisioning ini adalah :

PRE COMMISSIONING CHECKLIST


  1. Connection to cooling tower done
-          Ensure cooling tower CT91A is online.
Saat foto bersama pak Gery, Assistant Manager
Engineering
-          Ensure cooling water pump P911A and pump P911C is online.
-          Open V91-14
-          Open V91-5
-          Open V91-10
-          Check cooling water temperature supply to CP11B. (the CWS temperature should not exceed 35˚C)
  1. Cooling Tower assembly done
- check the assembly of motor
- check the assembly of blade/fan
- check the assembly of cashing
- check the assembly of gear box
- check the assembly of basin
- check the assembly of filler
- check the assembly of springkler pipe
- check the assembly of sprinkler head

  1. Blade setting
….………. ˚ angle = ……..… Ampere
  1. Electrical
-          Ensure the electrical power is ready and ON
  1. Check oil level        
  2. - Ensure the oil level is at the middle level measuring glass
  3.  
  4.  
  5. II.1 COMMISSIONING I (ROTATION TEST UNCOUPLE)
    No
    Step
    Remarks
    1
    Ensure power from motor is uncouple with fan blade

    2
    Turn on breaker CT 91B

    3
    Start cooling tower motor

    4
    Check the motor rotation direction (If the event wrong direction, stop the machine immediately and change any two leads to motor)


    II.2 COMMISSIONING II
    1. Ensure the motor and fan blade is connected
    2. Start cooling tower
    -          Setting blade (calculate the slope of the blade with an electric current)
    Angle
    Ampere


    1. Open V91-13 “SLOWLY” until fully open

    IC 1
    IC 2
    AC
    LOC
    T




    P




          “Monitor the temperature CP11B”

    Tulisan diatas ini sebenarnya adalah prosedur commissioning CT91B, kebetulan uyang membuat ini adalah saya sendiri, tulisannya memang bahasa inggris, karena memang semua berkas yang ada di pabrik ini diharuskan memakai bahasa Inggris
    hal yang paling sulit dalam pengerjaan commissioning ini adalah bagaimana menentukan angle blade yang tepat agar sesuai dengan kuat arusnya. Jika angle pada blade terlalu besar, maka ampere nya pun akan besar pula. dan jika ampere terlalu besar dan melebihi yang dibutuhkan, akan membuat motor akan cepat rusak, atau mungkin akan berakibat kebakaran. maka dari itu sangat diperlukan suatu penyetingan yang pas agar performa cooling tower juga balance dengan kuat arusnya

    saat mencoba melihat fan blade cooling tower
    dan sprinkler pipe nya

    di sisi lain, setelah saya terjun kelapangan, satu hal yang perlu kita ingat dalam sebuah pengerjakan sebuah kontruksi adalah pentingnya sebuah gotong royong, saling bahu membahu anter sesama tim, gak ada yang boleh untuk saling menonjolkan diri ataupun arogansi tim, entah itu engineer, kontraktor, ataupun operator, demi terwujudnya keharmonisan dalam lingkungan kerja