SUMPAH
PEMUDA
1. Kami Putra dan Putri
Indonesia, mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.
2. Kami Putra dan Putri
Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami Putra dan Putri
Indonesia, menjunjung tinggi Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.
Masih
terhafal jelas dalam ingatan saya kalimat-kalimat penyemai sejarah di Indonesia
ini. Masih teringat jelas rumusan Sumpah Pemuda ini dibacakan saat apel pagi
saat masih di bangku Sekolah Dasar dulu. Tak banyak yang bisa saya pahami dulu,
hanya sekedar untuk mendengar, membaca, dan menghafal. Tanpa tahu akan arti dan
makna sebuah rumusan Sumpah Pemuda. Namun kini, usia beranjak dewasa, suatu
keharusan bagi seluruh pemuda Indonesia memaknai kalimat-kalimat ini. Sebuah
makna Sumpah Pemuda harus lah tertanam dalam setiap sanubari setiap pemuda
bangsa.
28 Oktober 1928, hari ini kita kenal sebagai hari Sumpah
Pemuda, dimana waktu itu Moch. Yamin membacakan untuk pertama kalinya rumusan
Sumpah Pemuda yang merupakan hasil dari
Kongres Pemuda II yang merupakan sebuah kongres yang dihadiri oleh berbagai
wakil organisasi kepemudaan, seperti Jong Java, Jong Batak, Jong Celebes, Jong
Sumatranen Bond, Jong Islamatient Bond, Jong Ambon dsb. Dan beberapa pengamat
dari kelompok TiongHoa.
Makna Sumpah Pemuda
·
Di kalangan tokoh-tokoh pemuda yang melakukan pergerakan
dalam lingkup kedaerahan telah ada perubahan pola pikir ke lingkup nasional.
·
Perubahan pola pikir tersebut telah melahirkan kesadaran
nasional bahwa seluruh penduduk di Nusantara ini menjadi satu bangsa besar
dengan nama Indonesia.
·
Disepakatinya penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa
persatuan. Dari berbagai organisasi dan keragaman daerah dapat berkomunikasi
menggunakan bahasa Indonesia yang pada awalnya menggunakan bahasa Belanda.
Tercetusnya
sumpah pemuda menjadi tonggak awal kemerdekaan Indonesia. Yang setelah 17 tahun
kemudian tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka.
Pemuda merupakan aset yang berharga
bagi setiap bangsa, dari pemudalah perubahan sebuah bangsa mampu menjadi lebih
baik atau sebaliknya. Pemuda pulalah yang merupakan generasi penerus bangsa
yang menentukan kearah mana nantinya Negara ini akan berlayar. Bahkan seorang Soekarno
mengatakan “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan aku goncangkan dunia”. Dari kalimat inilah sosok
pemuda memiliki potensi yang sangat luar biasa dalam hidupnya. Namun jika tidak
diarahkan dengan baik, sosok pemuda juga mampu menjadi boomerang yang sangat
luar biasa bagi negara dan bangsanya.
Sebagai putra dan putri Indonesia,
mencintai tanah air dengan landasan 4 pilar adalah hal yang mutlak dilakukan, NKRI,
Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika . Usia muda adalah usia dimana
kematangan emosi sedang terbentuk, usia dimana sebuah potensi yang paling hebat
yang bisa dilakukan dalam sepanjang umur manusia. Maka dari itu sebagai putra
dan putri Indonesia haruslah kita melakukan hal sebaik
yang kita lakukan demi Nusa Tanah Air kita, demi Bangsa kita, Demi Bahasa
kita,, INDONESIA
Ditulis oleh : Kukuh Panji
Asmoro
